<< اللهم صل على محمد وسلم >> << اللهم صل على محمد وسلم >>

Rabu, 17 Desember 2025

008. MASJID KUBAH EMAS BOGOR INDONESIA

MASJID KUBAH EMAS BOGOR INDONESIA

Masjid Kubah Emas, atau yang secara resmi bernama Masjid Dian Al-Mahri, merupakan salah satu ikon wisata religi paling megah di Indonesia. Terletak di Jalan Raya Meruyung, Limo, Depok, Jawa Barat, masjid ini memiliki sejarah yang cukup unik karena dibangun oleh seorang individu secara pribadi.
​Berikut adalah ringkasan sejarah berdirinya Masjid Kubah Emas:
​1. Sosok di Balik Pembangunan
​Masjid ini didirikan oleh Hj. Dian Djuriah Maimun Al Rasyid, seorang pengusaha asal Banten, bersama suaminya, H. Maimun Al Rasyid. Beliau dikenal sebagai sosok yang dermawan dan memiliki visi untuk membangun tempat ibadah yang tidak hanya megah secara visual, tetapi juga menjadi pusat dakwah yang nyaman.
​2. Proses Pembangunan (1996 – 2006)
​Pembangunan masjid ini tidak memakan waktu singkat dan melibatkan detail yang sangat teliti:
​Pembelian Lahan: Dimulai pada tahun 1996, Hj. Dian mulai membebaskan lahan di kawasan Meruyung.
​Peletakan Batu Pertama: Dilakukan pada tahun 2001.
​Durasi: Pembangunan memakan waktu sekitar 5 tahun.
​Peresmian: Masjid resmi dibuka untuk umum pada tanggal 31 Desember 2006, bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha.
​3. Arsitektur dan Ciri Khas Emas
​Sesuai namanya, masjid ini mengadopsi gaya arsitektur Timur Tengah (Persia dan India) dengan ciri khas utama pada kubahnya:
​Kubah Utama: Terdapat 5 kubah (melambangkan Rukun Islam) yang seluruhnya dilapisi emas murni 24 karat setebal 2 sampai 3 milimeter.
​Menara: Ada 6 menara (melambangkan Rukun Iman) yang dilapisi granit abu-abu dengan ornamen emas di puncaknya.
​Interior: Langit-langit masjid memiliki lukisan awan dengan lampu gantung kristal seberat 2,7 ton yang didatangkan langsung dari Italia.
​4. Menjadi Ikon Wisata Religi
​Sejak diresmikan, masjid ini tidak pernah sepi pengunjung. Dengan luas kawasan mencapai 50 hektar dan bangunan masjid yang mampu menampung sekitar 20.000 jemaah, Masjid Kubah Emas menjadi destinasi favorit bagi peziarah dari seluruh Indonesia maupun mancanegara.
​Hj. Dian Al-Mahri sendiri wafat pada 29 Maret 2019 dan dimakamkan di kawasan masjid yang beliau bangun tersebut.

​Fakta Menarik dalam Angka

Creator ; Ahmad fathony masyhury assamaronjy

Copy right © 2025 kopi santri keling - All rights reserverd

007. MASJID RAYA SYEKH ZAZED SOLO INDONESIA

MASJID RAYA SYEKH ZAZED SOLO INDONESIA
      Masjid Raya Sheikh Zayed Solo bukan sekadar tempat ibadah, melainkan simbol persahabatan diplomatik yang erat antara Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA). Berikut adalah poin-poin penting sejarah berdirinya:
​1. Hadiah Persahabatan
​Masjid ini merupakan hibah atau hadiah dari Presiden UEA, Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan (MBZ), untuk Presiden Joko Widodo. Pembangunan ini menjadi tanda penghormatan dan kerja sama bilateral yang kuat antara kedua negara.
​2. Proses Pembangunan
​Peletakan Batu Pertama (Groundbreaking): Dilakukan pada 6 Maret 2021 di lahan bekas depo Pertamina, Gilingan, Banjarsari, Solo.
​Waktu Pembangunan: Memakan waktu sekitar 20 bulan dengan melibatkan pekerja dan material terbaik untuk menjaga kemiripan dengan aslinya.
​3. Peresmian
​Masjid ini diresmikan pada 14 November 2022 oleh Presiden Joko Widodo bersama Presiden MBZ. Peresmian ini dilakukan di sela-sela rangkaian kegiatan KTT G20 di Indonesia. Meski sudah diresmikan sejak akhir 2022, masjid ini baru dibuka secara resmi untuk umum pada akhir Februari 2023.
​4. Arsitektur dan Filosofi
​Masjid ini adalah replika dari Sheikh Zayed Grand Mosque di Abu Dhabi, namun dalam skala yang lebih kecil.
​Desain: Mengusung gaya arsitektur Islam modern yang megah dengan dominasi warna putih dan emas.
​Sentuhan Lokal: Meskipun replika Timur Tengah, interiornya tetap menyisipkan identitas Indonesia, seperti penggunaan motif Batik Kawung pada karpet dan beberapa bagian lantai masjid.
​Kapasitas: Mampu menampung sekitar 10.000 jemaah di area dalam hingga selasar.
​5. Fungsi Sebagai Islamic Center
​Selain sebagai tempat salat, masjid ini dirancang menjadi pusat syiar Islam yang moderat. Di kawasan ini juga dibangun Islamic Center yang bertujuan menjadi pusat pendidikan, perpustakaan, dan pengembangan ekonomi syariah di Solo.


Creator ; Ahmad fathony masyhury assamaronjy


Copy right © 2025 kopi santri keling - All rights reserverd

006. MASJID ISTIQLAL JAKARTA INDONESIA

MASJID ISTIQLAL JAKARTA INDONESIA
    


    ​Masjid Istiqlal, yang berarti "Merdeka", digagas pada 1950 oleh KH Wahid Hasyim dan Presiden Soekarno sebagai wujud syukur kemerdekaan RI. Arsiteknya adalah Friedrich Silaban (seorang Kristen) yang memenangkan sayembara desain pada 1955.
​Peletakan batu pertama dilakukan pada 24 Agustus 1961. Sempat terhambat situasi politik, masjid terbesar di Asia Tenggara ini akhirnya diresmikan Presiden Soeharto pada 22 Februari 1978. Lokasinya yang berseberangan dengan Katedral Jakarta menjadi simbol harmoni dan toleransi antarumat beragama di Indonesia.

   ​Friedrich Silaban mendesain masjid ini bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai monumen sejarah. Ia memasukkan banyak simbol angka yang berkaitan dengan kemerdekaan Indonesia dan nilai-nilai Islam ke dalam struktur bangunannya.
​Berikut adalah rincian filosofinya:
​1. Simbolisme Angka Kemerdekaan (17-8-1945)
​Karena nama masjid ini adalah "Istiqlal" (Merdeka), elemen kemerdekaan sangat kental pada ukuran fisiknya:
​Diameter Kubah Utama 45 Meter: Melambangkan tahun kemerdekaan Indonesia, 1945.
​Diameter Kubah Kecil 8 Meter: Melambangkan bulan kemerdekaan, yaitu Agustus (bulan ke-8).
​Angka 17: Meskipun tidak ada struktur tunggal berukuran 17 meter, angka ini tersirat dalam kombinasi elemen dan tanggal peresmian awal yang direncanakan.
​2. Simbolisme Keislaman dan Ketauhidan
​Struktur bangunan juga mencerminkan prinsip-prinsip dasar Islam:
​Satu Menara Tunggal: Berbeda dengan masjid gaya Utsmaniyah atau Timur Tengah yang biasanya memiliki banyak menara, Istiqlal hanya memiliki satu menara. Ini melambangkan Tauhid (Keesaan Allah SWT).
​Tinggi Menara 6.666 Cm: Menara ini memiliki tinggi total 66,66 meter (atau sering dibulatkan menjadi angka simbolis), yang melambangkan jumlah ayat dalam Al-Qur'an (yang secara tradisional sering disebut berjumlah 6.666 ayat).
​12 Tiang Utama: Kubah besar ditopang oleh 12 tiang raksasa. Angka 12 ini melambangkan tanggal kelahiran Nabi Muhammad SAW, yaitu 12 Rabiul Awal.
​5 Lantai: Bangunan masjid terdiri dari 5 lantai (1 lantai dasar + 4 lantai balkon). Ini melambangkan 5 Rukun Islam sekaligus 5 Sila dalam Pancasila.
​3. Gaya Arsitektur Modern Tropis
​Friedrich Silaban menerapkan gaya Modern International yang minimalis dan geometris (kubus dan bola), bukan gaya Timur Tengah yang penuh ornamen lengkung rumit.
​Material: Menggunakan marmer dan stainless steel (baja antikarat) agar bangunan kokoh, terlihat bersih, dan minim perawatan jangka panjang.
​Sirkulasi Udara: Dinding-dinding masjid dibuat terbuka dengan kerawang (lubang angin) yang lebar. Ini menyesuaikan dengan iklim tropis Jakarta yang panas, memungkinkan udara bersirkulasi alami tanpa AC di ruang utama.
​4. Simbol Toleransi (Terowongan Silaturahmi)
​Letak masjid yang sengaja dipilih di bekas Taman Wilhelmina—tepat di seberang Gereja Katedral Jakarta—adalah simbol keharmonisan. Kini, kedua bangunan ibadah ini bahkan dihubungkan oleh "Terowongan Silaturahmi" bawah tanah, yang memudahkan akses parkir sekaligus menjadi simbol fisik eratnya persaudaraan antarumat beragama di Indonesia.

Creator ; Ahmad fathony masyhury assamaronjy

Copy right © 2025 kopi santri keling - All rights reserverd

Sabtu, 13 Desember 2025

011. DOWNLOAD KITAB TAISIRUL KHOLAQ MAKNA PESANTREN PDF

DOWNLOAD KITAB TAISIRUL KHOLAQ MAKNA PESANTREN PDF


    Kitab Taisirul Kholaq adalah sebuah kitab yang membahas tentang akhlak yang diajarkan dalam Islam, baik yang berhubungan dengan Allah maupun sesama manusia.

   Fokus utama dalam pembahasan ilmu akhlaq adalah tingkah laku, baik atau buruknya, dengan buah ilmu akhlaq yang melibatkan kebaikan hati dan seluruh anggota badan, baik di dunia maupun di akhirat.

    Kitab Taisirul Kholaq adalah kaeya Syaikh Hafidz Hasan Al-Mas’udi, Sedangkan nama lengkap beliau adalah Abu al-Hasan Ali ibn Husain ibn Ali. Beliau dilahirkan di Baghdad Fustat pada tahun 285 H/896 M dan wafat pada Jumadil Akhir 345 H/956 M. Syaikh Hafidz Hasan Al-Mas’udi merupakan seorang sejarawan, ahli geografi, geologi, akhlak, dan zoologi Muslim. Selain itu, beliau juga mendalami ilmu kalam (teologi), politik, dan ilmu bahasa. Beliau adalah keturunan dari Sahabat Nabi Muhammad SAW, yaitu sahabat Abdullah bin Mas'ud RA.





Creator ; Ahmad fathony masyhury assamaronjy


Copy right © 2025 kopi santri keling - All rights reserverd

DAFTAR ISI

001.KHUTBAH JUM'AT MENYAMBUT BULAN ROMADHON BAHASA ARAB

KHUTBAH JUM'AT MENYAMBUTT BULAN ROMADHON  BAHASA ARAB  الخُطْبَةُ الأُولَى ​السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَا...